Komitmen UIN STS Jambi menjadi Kampus Ramah Difabel
Perguruan Tinggi harus memberikan akses seluas-luasnya kepada anak-anak difabel melanjutkan studi ke pendidikan tinggi.
Senin (19/082024) dalam sambutan kegiatan penandatanganan kerjasama UIN STS Jambi dan TVRI Jambi, Rektor menyampaikan bahwa UIN STS Jambi adalah satu-satunya kampus yang menerima anak difabel dengan jumlah banyak.
Ada mahasiswa difabel bernama Dimas yang mendapatkan beasiswa ke Pascasarjana, “Tidak tertutup kemungkinan jika selesai kuliah Dimas akan menjadi dosen UIN Jambi agar dapat membimbing mahasiswa difabel,” kata Prof. As’ad.
Tidak ada diskriminasi untuk anak negeri yang difabel dalam mendapatkan akses perguruan tinggi. Rektor mengatakan akan mengusahakan asrama khusus mahasiswa difabel.
Untuk tambahan informasi, beberapa waktu dalam pertemuan dengan calon mahasiswa difabel dan orangtua, Rektor menjanjikan alokasi beasiswa KIP bagi mahasiswa difabel yang sudah lulus tahun 2024.
Saat ini UIN STS Jambi sedang membuka kembali penerimaan mahasiswa baru jalur difabel dan ditutup hingga tanggal 19 Agustus untuk selanjutnya akan dilakukan wawancara terkait dengan kesiapan belajar di perguruan tinggi termasuk pilihan peminatan program studi.
Terpisah, Nisaul Fadillah, PhD selaku Koordinator Pusat Gender, Anak dan Disabilitas UIN STS Jambi menyampaikan bahwa Kampus UIN Jambi telah mengupayakan proses pendampingan yang optimal terhadap mahasiswa difabel, memastikan mahasiswa mendapat layanan pendidikan yang baik, terkait akademis dan non akademis seperti pelatihan bahasa isyarat, pendampingan pemilihan jurusan, pendampingan proses akademis, serta pencarian peluang untuk pengembangan minat, bakat serta kemampuan entrepreneurship.