Titin Agustin Nengsih Kembali Pimpin UTIPD UIN STS Jambi untuk Periode 2025-2028

Muaro Jambi – Titin Agustin Nengsih, S.Si., M.Si., Ph.D., kembali terpilih sebagai Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD) untuk periode 2025-2028. Kepemimpinan Titin Agustin Nengsih, S.Si., M.Si., Ph.D. selama periode sebelumnya dinilai berhasil membawa transformasi digital di lingkungan universitas, yang kini menjadi fondasi kuat untuk berbagai kemajuan akademik dan administratif.
Dalam acara pelantikan yang digelar pada Senin, 20 Januari 2025, di Auditorium Chatib Quzwain, Titin Agustin Nengsih, S.Si., M.Si., Ph.D. resmi dilantik bersama 168 pejabat baru lainnya. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan dimulai pukul 10.00 WIB, dihadiri oleh pejabat struktural, dosen, serta tamu undangan. Para pejabat yang dilantik mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL), memberikan suasana formal dan berwibawa pada acara tersebut.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kaspul Anwar, M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan agar bisa memberikan pelayanan yang prima dan melayani dengan setulus hati. “Saya tegaskan kepada para pejabat yang dilantik hari ini agar memegang komitmen untuk terus melayani, bukan berorientasi ingin dilayani. Kita harapkan agar kampus ini bisa memberikan pelayanan yang prima dan melayani dengan setulus hati,” ujar beliau.
Acara pelantikan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola universitas, dengan harapan menciptakan layanan pendidikan yang semakin baik. Sebanyak 168 pejabat baru yang dilantik meliputi Wakil Dekan/Direktur, Sekretaris Unit/Lembaga, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Laboratorium, serta Ketua dan Sekretaris Gugus Jaminan Mutu.
Dengan kembalinya Titin Agustin Nengsih, S.Si., M.Si., Ph.D. di posisi strategis sebagai Kepala UTIPD, diharapkan UIN STS Jambi dapat terus melangkah maju dalam mewujudkan visi sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing global. Sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan dedikasi para pejabat baru diyakini akan membawa perubahan signifikan bagi universitas.